Review Film: Sweet and Sour

Film yang diperankan oleh Jang Ki-yong, Chae Soo-bin, dan Krystal Jung bertema ‘Sweet and Sour' telah launching pertama pada Jumat (04/06) tempo hari di Netflix. ‘Sweet and Sour' sebagai film penyesuaian yang di inspirasi dari film Jepang dengan judul ‘Initiation Love' yang sudah di-launching pada 2015 kemarin. Film ini ditujukan oleh Sutradara Lee Gye-byeok yang awalnya pernah menyutradarai film ‘Luck-Key' (2016) dan ‘Cheer Up, Mr. Lee' (2019).

Pada dasarnya, ‘Sweet and Sour' bercerita mengenai Jung Da-eun (Chae Soo-bin), seorang perawat kontrak yang mempunyai jam kerja menggila sampai harus lembur tiap hari. Satu hari, seorang pasien pasien hepatitis B namanya Jang-hyeok (Jang Ki-yong) masuk rumah sakit tempatnya bekerja. Da-eun demikian perhatian dengan Jang-hyeok dan selalu menaungi pasiennya.

Mendapatkan perhatian-perhatian kecil semacam itu, membuat Jang-hyeok makin lama menyimpan rasa pada Da-eun dan berkemauan untuk dekatinya. Tetapi, saat jalinan mereka makin dekat, Jang-hyeok dipastikan pulih dan dibolehkan pulang. Walau telah pulang, Jang-hyeok masih tetap ke rumah sakit untuk menjumpai Da-eun, bahkan juga ikhlas lakukan apa saja supaya bisa memperoleh nomornya.


Saat sukses mendapatkan nomor Da-eun, jalinan mereka juga makin dekat seiring waktu berjalan. Jang-hyeok juga berkemauan untuk mengurusikan tubuh supaya lebih patut bersanding dengan Da-eun. Singkat kata, dia juga sukses turunkan berat tubuh secara mencolok dan jadi karyawan masih tetap dalam suatu perusahaan kecil.

Tetapi, satu saat, ia harus dipindah ke perusahaan besar di Seoul dan harus jalani jalinan jarak jauh dengan Da-eun. Walau demikian, mereka masih tetap usaha berjumpa diakhir minggu. Di situ, Jang-hyeok berjumpa dengan sama-sama karyawan kontrak namanya Han Bo-young (Krystal Jung).

Awalannya, Jang-hyeok dan Bo-young kerap berdiskusi karena beberapa hal kecil. Karena harus kerjakan satu project bersama, mereka tanpa sadar mulai memberikan perhatian keduanya yang pada akhirnya tumbuhkan benih-benih cinta di hati semasing.


Mulai sejak itu, tindakan Jang-hyeok ke Da-eun mulai berbeda. Yang awalannya demikian manis, mendadak berbeda cuek dan dingin. Jalinan mereka juga perlahan-lahan jadi renggang karena Da-eun mulai menyimpan berprasangka buruk pada Jang-hyeok. Sampai pada akhirnya, Da-eun tinggalkan Jang-hyeok. Demikian juga dengan Jang-hyeok yang pada akhirnya putuskan betul-betul berselingkuh dengan Bo-young.

Awal mula, jalur film ini berasa biasa-biasa saja, seperti film romansa secara umum. Dengan diawali tatap muka figur, selanjutnya bersambung pada jalinan yang lebih intensif dengan bumbu-bumbu perselisihan yang telah wajar terjadi antara pasangan. Tetapi, saat mendekati akhir, pemirsa malah disuguhi dengan plot twist yang berhasil bikin melongo dan tidak yakin telah ditipu dari sejak awalnya.

Kepiawaian Lee Gye-buk dalam arahkan alur cerita ‘Sweet and Sour' pantas dapat acungan jempol karena membuat film ini jadi lebih menarik dibanding film romansa secara umum karena ada plot twist yang sukses mengelabui pemirsa.


Film memiliki durasi 102 menit ini bukan hanya fokus pada permasalahan pertalian cinta dan perselingkuhan saja, tapi juga menunjukkan bagaimana kehidupan seorang karyawan kontrak yang perlu jalani jam kerja eksploitatif dan memperlihatkan kekuatan diri supaya dianggap oleh karyawan lain.

Akting beberapa pemain dalam film ini pantas mendapatkan sorotan. Chemistry di antara Jang Ki-yong dan Chae Soo-bin yang paling kuat tidak salah membuat pemirsa turut baper. Saat mereka pisah juga, pemirsa dapat rasakan kesakitan yang dirasakan oleh Jung Da-eun karena kekuatan akting Chae Soo-bin yang betul-betul mempelajari personalitasnya sebagai seorang wanita yang diperselingkuhi si pacar.

Jang Ki-yong juga sukses memainkan watak Jang-hyeok yang sukses mengaduk-aduk emosi pemirsa dari tengah sampai akhir narasi. Karakternya yang plinplan dan benar-benar gampang tertarik dengan wanita lain, membuat pemirsa berasa geram. Apa lagi, ia malah mempersalahkan seseorang atas gagalnya hubungan dengan Jung Da-eun.


Jang Ki-yong termasuk berani ambil peranan ini karena umumnya ia selalu mainkan watak yang mempunyai cerita menyedihkan sampai membuat pemirsa berasa kasihan, seperti personalitasnya di sinetron ‘Born Again' (2020), ‘Come and Hug Me' (2018), dan ‘Go Back Couple' (2017). Tetapi, di film ini, ia malah mainkan watak yang menjengkelkan, bertolak-belakang dengan citra yang telah dibuatnya sejauh ini.

Demikian juga dengan Krystal Jung yang memainkan watak Han Bo-young, orang ke-3 dalam jalinan Da-eun dan Jang-hyeok. Dalam film ini, pemirsa akan disuguhi dengan tingkah kocak Krystal yang paling bertolak-belakang dengan pribadinya di dunia riil. Ia sampai mendapatkan panggilan Ice Princess dari beberapa fans karena jarang-jarang tersenyum. Tetapi, ia memperlihatkan daya tariknya lainnya di ‘Sweet and Sour'.

Walau mengangkat jenis humor romantis, humor dalam film ini tidak banyak dan cuman ada di awal mula saja. Itu juga tidaklah sampai membuat pemirsa terbahak-bahak. Tengah sampai akhir narasi, film ini cuman menunjukkan cerita pertalian cinta Da-eun, Jang-hyeok, dan Bo-young yang paling sulit.

Lepas dari itu semua, ending ‘Sweet and Sour' benar-benar memberikan kepuasan karena pada akhirnya Jang-hyeok tidak dapat mempunyai Jung Da-eun kembali. Demikian juga dengan Han Bo-young yang cuman ingin merajut jalinan sebagai rekan tetapi mesra tanpa ingin terlilit dengannya.

Tidak ada komentar untuk "Review Film: Sweet and Sour"